Papua dan Ketakutan Negara terhadap Kebenaran
JAKARTA, H OS LAW FIRM - Viralnya film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita seharusnya tidak dilihat sekadar sebagai fenomena hiburan atau kontroversi media sosial. Film ini menjadi penting justru karena membuka sesuatu yang selama bertahun-tahun berusaha meliput oleh negara dan elit kekuasaan: Papua masih diperlakukan sebagai eksploitasi wilayah, bukan wilayah yang menghormati martabat manusianya. Yang paling menarik bukan hanya isi filmnya, melainkan reaksi terhadapnya. Pemutaran yang dibubarkan, diskusi tentang manfaat, dan narasi soal tanah adat secara langsung dianggap sensitif. Dari situ muncul satu pertanyaan yang sangat telanjang: kalau memang tidak ada masalah serius di Papua, mengapa sebuah film dokumenter harus ditakuti? Di titik inilah negara terlihat rapuh. Bukan rapuh karena ancaman separatisme, rapuh karena tidak siap menghadapi kritik moral terhadap cara Papua diperlakukan selama ini. Kita harus berani mengatakan sesuatu yang selama ini terlalu ser...