Anak sebagai Amanah, Bukan Beban: Menyikapi Realita dan Tanggung Jawab Kolektif
"Anakkon Hi do Hamoraon di Au” (Anakku Adalah Kekayaanku)— Falsafah Batak Seorang anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan. Ia tidak punya kesempatan memilih apakah ia akan lahir dari keluarga kaya atau miskin, dari ibu yang baik atau yang kurang perhatian. Ia hadir ke dunia tanpa kesadaran dan tanpa pilihan. Karena itu, tanggung jawab atas hidup dan masa depan anak sepenuhnya berada di tangan orang dewasa—orang tua, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Anak adalah amanah, bukan sekadar tanggung jawab individu, tapi tanggung jawab bersama yang harus kita jaga dengan penuh kesungguhan. Anak bagaikan kertas kosong yang akan diisi oleh didikan dan kasih sayang dari orang tua dan lingkungan sekitarnya. Karakter, moralitas, dan kepribadiannya terbentuk dari bimbingan dan contoh yang ia terima. Namun kenyataannya, banyak anak yang justru lahir dalam keadaan tak diinginkan, bahkan ditelantarkan oleh orang tua sendiri. Bayi yang mestinya menerima belaian kasih sayang seringk...